Berita pasar Hari Ini Terbaru Terpopuler Terpercaya

Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Dok MI/Aswan)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: Dok MI/Dian Ihsan)
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (Foto: Istimewa)
Ilustrasi papan pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok MI)
Lampiran yang menampilkan contoh grafik pergerakan sejumlah saham yang terindikasi bermasalah atau manipulatif, ditandai lonjakan harga tajam lalu penurunan drastis dalam periode tertentu. Deretan chart historis dari Investing.com ini memperlihatkan pola volatilitas tidak wajar yang sering dikaitkan dengan praktik “goreng saham” atau pump and dump.
Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Dok MI/Aswan)
Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Dok MI/Aswan)
Bareskrim Polri (Foto: Dok MI/Aswan)
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah (Foto: Dok MI)
Pengamat ketenagakerjaan Timboel Siregar (Foto: Dok MI/Aswan)
Ilustrasi penurunan tajam indeks pasar modal Indonesia setelah muncul “sinyal bahaya” dari MSCI, yang memicu hilangnya pembeli, penjualan besar-besaran, harga anjlok, dan meningkatnya risiko trap risk—kondisi saat investor sulit keluar karena likuiditas menipis dan biaya exit menjadi sangat mahal.

Kejatuhan Pasar Modal: Membaca Sinyal MSCI

30 Januari 2026 18:12 WIB | Opini

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)