JPO Bersama BTN Hubungkan JIS–Ancol, Diproyeksikan jadi Landmark Baru Jakarta Utara

La Aswan
La Aswan
Diperbarui 25 Januari 2026 16:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu dan Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin beserta jajaran (Foto: Dok MI/BTN)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu dan Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin beserta jajaran (Foto: Dok MI/BTN)

Jakarta, MI – Konektivitas kawasan Jakarta Utara akan mendapat wajah baru melalui pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bersama BTN yang menghubungkan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol. Proyek ini didukung penuh oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan resmi dimulai dengan seremoni peletakan batu pertama pada Minggu (25/1/2026).

Pembangunan JPO ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur penunjang kawasan olahraga dan hiburan bertaraf internasional. Secara teknis, JPO Bersama BTN memiliki panjang total 466 meter, terdiri dari bentang jembatan sepanjang 166 meter dengan lebar enam meter, serta jalur pedestrian sepanjang 300 meter yang dirancang ramah bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi publik.

JPO Bersama BTN Hubungkan JIS–Ancol, Diproyeksikan jadi Landmark Baru Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas pemangku kepentingan dalam pembangunan JPO tersebut.

Keberadaan JPO tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat yang beraktivitas di antara kawasan JIS dan Ancol, terutama saat berlangsungnya event berskala besar.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terwujudnya sinergi lintas pihak yang akhirnya merealisasikan proyek tersebut. Ia mengakui, proses menuju pembangunan JPO sempat berjalan panjang akibat ego sektoral, namun dapat diatasi melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BTN, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

JPO Bersama BTN Hubungkan JIS–Ancol, Diproyeksikan jadi Landmark Baru Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Dok MI/BTN)

“Saya meyakini kawasan ini akan berkembang menjadi salah satu ikon Jakarta. Ke depan, saya juga sudah meminta Ancol dan Jakpro untuk menyiapkan pembangunan museum Persija. Visi saya jelas: Jakarta harus terus dibangun dan dikembangkan,” ujar Pramono.

Ia menambahkan, JPO Bersama BTN yang ditargetkan rampung pada Mei 2026 diyakini mampu mengubah wajah Jakarta Utara, terlebih dengan pembangunan jalur KRL yang ditargetkan selesai pada April 2026. Dengan konektivitas yang semakin terintegrasi, akses menuju JIS dan Ancol akan semakin mudah, termasuk bila perayaan HUT ke-499 Jakarta pada Juni 2026 digelar di kawasan tersebut.

JPO Bersama BTN Hubungkan JIS–Ancol, Diproyeksikan jadi Landmark Baru Jakarta Utara
Gubernur DKI Pramonon Anung meyakini, JPO Bersama BTN yang pembangunannya diharapkan akan selesai pada Mei 2026 (Foto: Dok MI/BTN)

Sementara itu, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa ide pembangunan JPO Bersama BTN berawal dari gagasan Gubernur DKI Jakarta yang kemudian dimatangkan melalui diskusi intensif bersama Ancol dan Jakpro. Menurutnya, proyek ini tidak hanya menjawab kebutuhan aksesibilitas, tetapi juga memiliki nilai simbolik bagi masa depan Jakarta.

“Kami bersyukur diberi kepercayaan untuk merancang jembatan ini agar tampil modern, ramah pejalan kaki, sekaligus menjadi solusi konektivitas antara Ancol dan JIS,” kata Nixon.

JPO Bersama BTN Hubungkan JIS–Ancol, Diproyeksikan jadi Landmark Baru Jakarta Utara
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu (Foto: Dok MI/BTN)

Ia menilai, dengan dukungan infrastruktur yang lengkap—mulai dari KRL, Transjakarta, jalan tol, hingga lanskap danau, sungai, dan laut—kawasan ini berpotensi berkembang menjadi pusat aktivitas baru, bahkan disandingkan dengan konsep kawasan tepi sungai seperti Clark Quay di Singapura.

“Jika aktivitas di JIS terus meningkat, sektor perhotelan dan ekonomi kawasan pasti ikut tumbuh. Ini bisa menjadi episentrum ekonomi baru di Jakarta Utara,” ujarnya.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, turut menegaskan bahwa groundbreaking JPO Bersama BTN merupakan langkah strategis dalam memperkuat mobilitas dan infrastruktur ibu kota.

JPO Bersama BTN Hubungkan JIS–Ancol, Diproyeksikan jadi Landmark Baru Jakarta Utara
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bernama JPO Bersama BTN sebagai akses yang menghubungkan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol melalui pelaksanaan groundbreaking pada Minggu, 25 Januari 2026, yang menandai dimulainya pembangunan infrastruktur penunjang kawasan olahraga dan hiburan berskala internasional tersebut. (Foto: Dok MI/BTN)

“Ini bukan sekadar pembangunan jembatan, melainkan kolaborasi strategis untuk mewujudkan transformasi Jakarta sebagai kota global yang hijau, tangguh, dan inklusif, sekaligus memperkuat kawasan wisata, olahraga, dan permukiman,” tuturnya.

Menurut Iwan, proyek ini diharapkan mampu menjawab tantangan aksesibilitas yang selama ini muncul seiring meningkatnya intensitas kegiatan nasional dan internasional di JIS.

Topik:

PO Bersama BTN JIS Ancol Jakarta Utara Infrastruktur Jakarta BTN Pemprov DKI Jakarta Jakpro Pembangunan Kota Konektivitas Transportasi