Irma Suryani: Jangan Tambah Penerima MBG, Tapi Fokus Perbaiki Pelaksanaan MBG
Jakarta, MI - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani meminta pemerintah untuk tidak menambah jumlah penerima manfaat dari Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Cakupan penerima jangan ditambah dulu. Kita fokus benahi pelaksanaannya, mulai dari standar SPPG, kualitas makanan, hingga distribusi yang aman. Kalau ini belum beres, menambah penerima justru bisa menimbulkan persoalan baru,” ujar Irma di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Politisi Partai Nasdem itu menyatakan, keberhasilan MBG tidak diukur dari jumlah penerima semata, melainkan dari dampak nyata terhadap peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
Oleh karena itu, pemerintah diminta memastikan setiap makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan.
Irma juga mengingatkan pentingnya validitas data penerima agar bantuan tidak salah sasaran. Menurutnya, pendataan yang belum sepenuhnya rapi dapat memicu ketimpangan penerimaan dan berujung pada pemborosan anggaran.
“Lebih baik cakupan dipertahankan, tapi kualitasnya benar-benar terjamin. Itu jauh lebih bertanggung jawab dibanding memperluas program tanpa kesiapan,” kata anggota DPR RI dari dapil Sumatera Selatan II.
Komisi IX DPR RI, lanjut Irma, akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong evaluasi berkala terhadap Program MBG.
"Saya berharap pemerintah menjadikan perbaikan kualitas sebagai pijakan utama sebelum memutuskan langkah perluasan cakupan penerima di masa mendatang," kata dia.
Topik:
MBG Irma Suryani Nasdem Komisi IX DPRBerita Sebelumnya
Amin Ak: OTT Pegawai Pajak Jadi Momentum Bersih-Bersih untuk Menegakkan Kepercayaan Publik
Berita Selanjutnya
Komisi IV DPR Dorong Kemandirian Pangan Non Beras
Berita Terkait
MBG Bukan Sekadar Gagal Masak, Tapi Gagal Sistemik dari Hulu ke Hilir
1 Februari 2026 13:28 WIB
Keracunan Massal MBG Kudus, Pakar Sorot Lemahnya Sistem HACCP Nasional
1 Februari 2026 11:14 WIB
Jika Siti Nurbaya Tersangka, Pakar: Aliran Duit Sawit ke Partai NasDem Wajib Diusut!
1 Februari 2026 08:56 WIB
Desakan Umumkan Tersangka Korupsi Sawit KLHK: Jejak Elite Politik hingga di Balik Megahnya NasDem Tower
31 Januari 2026 11:17 WIB