Alarm Kemiskinan Global: Indonesia Masuk Daftar 10 Besar
Infografis, MI - Kondisi kemiskinan global berdasarkan data Bank Dunia tahun 2025 menjadi peringatan serius bagi pemerintah Indonesia. Dalam pemeringkatan tersebut, Indonesia tercatat masuk dalam 10 besar negara dengan persentase penduduk miskin tertinggi di dunia, berada di bawah Zimbabwe dan di atas sejumlah negara berkembang lainnya. Angka yang ditampilkan menunjukkan proporsi penduduk yang masih hidup di bawah atau sangat dekat dengan garis kemiskinan internasional.
Masuknya Indonesia dalam daftar ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah narasi pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta klaim keberhasilan pembangunan infrastruktur. Data Bank Dunia justru memperlihatkan bahwa pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. Ketimpangan pendapatan, mahalnya biaya hidup, serta lemahnya perlindungan sosial menjadi faktor utama yang mendorong tingginya angka kemiskinan.
Perbandingan dengan negara lain dalam infografis menunjukkan bahwa persoalan kemiskinan tidak hanya terjadi di negara dengan konflik atau krisis politik, tetapi juga di negara yang secara ekonomi dinilai stabil. Hal ini menegaskan bahwa kemiskinan bukan semata-mata persoalan pertumbuhan ekonomi, melainkan soal kualitas kebijakan, distribusi hasil pembangunan, dan keberpihakan negara terhadap kelompok rentan.
Pun, hal ini juga menjadi pengingat bahwa kemiskinan adalah persoalan struktural yang membutuhkan langkah serius dan terukur. Tanpa pembenahan kebijakan sosial, penciptaan lapangan kerja yang layak, serta pengendalian harga kebutuhan pokok, risiko bertambahnya jumlah penduduk miskin akan terus membayangi, meskipun indikator makroekonomi terlihat membaik. (wan)