KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Suap di Lingkungan Ditjen Pajak Kemenkeu
Jakarta, MI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) periode 2021–2026.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan menelusuri adanya tindak pidana korupsi lain yang melibatkan pihak-pihak terkait, baik dari internal Ditjen Pajak maupun pihak swasta.
“Apabila ditemukan tindak pidana lain atau perkara pidana korupsi lain yang menyangkut pihak-pihak di sini, para pihak, baik DJP, maupun dari PT WP tentu kita akan dalami,” kata Asep, dikutip Senin (12/1/2026).
Asep menegaskan, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK sebelumnya dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan praktik korupsi lain.
Namun demikian, Asep mengatakan bahwa saat ini penyidik masih memfokuskan penanganan perkara pada dugaan suap terkait pemeriksaan pajak.
“Kita fokus ke tindak pidana terkait dengan masalah pajaknya. Jadi, di sini ya, kejadiannya di sini, locus-nya di Jakarta,” ujarnya.
KPK menegaskan akan terus mendalami perkara tersebut secara profesional dan menyeluruh sesuai dengan alat bukti yang ditemukan dalam proses penyidikan, termasuk kemungkinan perluasan perkara jika ditemukan indikasi tindak pidana lainnya.
Adapun, KPK telah resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan ini.
Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jakarta Utara pada Sabtu (10/1/2026).
Adapun lima tersangka tersebut yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin (AGS), Tim Penilai KPP Madya Jakarta Utara Askop Bahtiar (ASB), Konsultan Pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto (EY).
Topik:
KPK Kasus Suap Pajak Ditjen Pajak KemenkeuBerita Terkait
Skandal Restitusi PPN Puluhan Miliar, Kepala KPP Madya Banjarmasin Dicokok KPK — Borok Pengawasan DJP Kembali Terbuka
1 jam yang lalu
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
12 jam yang lalu
Badiul Hadi: Jangan Jadikan Kasus PT PP Ajang Spekulasi, KPK Harus Bekerja Tuntas dan Terbuka
12 jam yang lalu
OTT Pajak & Bea Cukai Terbongkar, Menkeu Sebut “Shock Therapy” — Publik Bertanya: Mengapa Baru Bereaksi Setelah KPK Menyergap?
12 jam yang lalu