Kunjungan Perdana Prabowo ke Uni Eropa: Bahas IEU-CEPA
Jakarta, MI- Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kenegaraan ke markas besar Uni Eropa di Brussels, Belgia, pada 12-13 Juli 2025. Ini merupakan kunjungan pertama Prabowo ke Uni Eropa sejak dilantik sebagai Presiden RI pada Oktober 2024.
Menteri Koordinator Bidang (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio.
Airlangga menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut mereka akan membahas Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
“Jadi, di sini nanti tentu kunjungan bapak presiden akan bertemu dengan Presiden Ursula von der Leyen dan juga Presiden daripada EU Council,” kata Airlangga, Minggu (13/7/2025).
Airlangga menyebut perjanjian dagang antar Indonesia-Uni Eropa merupakan langkah yang sangat strategis ditengah situasi dunia yang kini sedang tidak menentu.
“Berarti antara Indonesia dan EU itu akan produk kita bisa masuk ke Eropa dengan tarif nol,” terangnya.
Airlangga menyebut penandatanganan Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement akan dilakukan pada kuartal ketiga tahun 2025. Ia menyebut penandatanganan IEU-CEPA tersebut akan dilakukan di Jakarta.
“Nanti akan ada penandatanganan di kuartal ke-3 tahun ini dan di Jakarta. Tapi kita tunggu pengumuman dari Presiden,” ujarnya.
Topik:
Prabowo Subianto Uni Eropa IEU-CEPA Airlangga HartartoBerita Selanjutnya
Ketum Gerakan Rakyat Serukan Agar Hakim Bebaskan Tom Lembong
Berita Terkait
BUMN Padat Karya Jangan Cuma Wacana: Jutaan Lulusan SMP Butuh Kerja, Bukan Janji
3 Februari 2026 09:59 WIB
Prabowo Sindir Soal Lingkungan, Skandal Sawit PT KAS di Muna Terbuka: AMDAL Belum Terbit, Aktivitas Jalan Terus
3 Februari 2026 04:51 WIB
DPR Soroti Pentingnya Rakornas Prabowo untuk Kawal Program Nasional
2 Februari 2026 14:52 WIB
Board of Peace Disorot, GREAT Institute Tegaskan Langkah Prabowo di Davos Selaras Diplomasi Indonesia
29 Januari 2026 23:20 WIB