KPK Sita Miliaran Rupiah Dalam OTT Bupati Sudewo
Jakarta, MI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti berupa uang tunai dalam bentuk rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan bahwa uang yang disita oleh tim lembaga antirasuah dalam OTT di wilayah Pati ini mencapai miliaran rupiah.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, senilai miliaran rupiah,” kata Budi, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Budi tidak merinci secara detail terkait nominal pasti dari uang yang disita dalam operasi senyap tersebut.
Budi mengatakan bahwa uang dengan nilai mencapai miliaran rupiah tersebut diduga berkaitan dengan dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
"Jadi ini berkaitan dengan dugaan tindakan pidana korupsi dalam pengisian jabatan khususnya di lingkungan pemerintah desa," ujarnya.
KPK turut mengamankan Bupati Sudewo dan 7 orang lainnya dalam operasi senyap tersebut, mereka telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Hingga saat ini, KPK masih melakukan pendalaman perkara, termasuk pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Perkembangan lanjutan perkara akan disampaikan secara resmi oleh KPK kepada publik.
Topik:
KPK Bupati Sudewo KPK Tangkap Bupati Pati OTT KPKBerita Sebelumnya
Badai TPPU di Tubuh Kejaksaan, Eks Aspidsus Papua Nixon Diduga Diperiksa dan Dijemput Paksa
Berita Selanjutnya
Restorative Justice Hanya Untuk Selamat Diri Dari Jerat Hukum
Berita Terkait
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
6 jam yang lalu
Badiul Hadi: Jangan Jadikan Kasus PT PP Ajang Spekulasi, KPK Harus Bekerja Tuntas dan Terbuka
6 jam yang lalu
OTT Pajak & Bea Cukai Terbongkar, Menkeu Sebut “Shock Therapy” — Publik Bertanya: Mengapa Baru Bereaksi Setelah KPK Menyergap?
6 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
6 jam yang lalu