Kadin: Perputaran Uang Selama Imlek Diperkirakan Capai Rp9 Triliun
Jakarta, MI - Perputaran uang selama libur dan perayaan Imlek 2026 diperkirakan mencapai hingga Rp9 triliun.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan perkiraan tersebut dihitung dengan mempertimbangkan kebijakan pemerintah yang menetapkan dua hari libur nasional pada 16-17 Februari.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menyebut lonjakan transaksi dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat Tionghoa yang memanfaatkan momen ini untuk menikmati kuliner, perjalanan, hingga berwisata.
"Perkiraan atau potensi perputaran uang selama perayaan dan libur Imlek tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp9 triliun lebih," kata Sarman dalam keterangan resminya, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, perputaran uang saat libur Imlek tahun ini juga didorong peningkatan perjalan transportasi Kereta Api dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa seperti Bandung, Jogyakarta, Semarang, Surabaya dan kota lainnya hampir menembus 1 juta penumpang.
Di sisi lain, Penumpang Kereta Whoosh juga belakangan rekor dan naik 25% dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 25.000 orang.
Kemudian, jumlah perjalanan kendaraan pribadi yang diprediksi Jasa Marga juga mencapai sekitar 1,6 juta orang.
"Jika rata-rata satu mobil membawa penumpang 4 orang maka pergerakan manusia mencapai 6,4 juta orang. Sektor usaha pariwisata beserta turunannya juga akan merasakan peningkatan omzet," jelasnya.
Sarman menyatakan optimisme bahwa perputaran uang selama perayaan dan libur Imlek tahun ini akan mengerek konsumsi rumah tangga yang akan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia menegaskan, dampak tersebut diyakini memberi kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan dorongan itu, target ekonomi sebesar 5,5% pada kuartal pertama tahun ini akan dapat tercapai, yang juga akan dilanjutkan dengan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
"Kita ketahui, momentum perayaan dan libur Idulfitri merupakan perputaran uang terbesar di Indonesia dan menjadi puncak konsumsi rumah tangga terbesar di Indonesia," imbuhnya.
"Target pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 sebesar 5,5% menjadi modal besar untuk mencapai terget pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026 di kisaran 5,4%-5,6%," katanya.
Topik:
perputaran-uang libur-imlek kadin