Bisa Sebabkan Kebutaan, Kenali Gejala dan Pengobatan Mata Kering

Reina Laura
Reina Laura
Diperbarui 11 Februari 2026 2 jam yang lalu
Ilustrasi - Mata Kering [Foto: Ist]
Ilustrasi - Mata Kering [Foto: Ist]

Jakarta, MI - Mata kering masih menjadi kondisi yang dianggap sepele oleh masyarakat. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak lapisan bening di bola mata, sampai menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani sedini mungkin.

Air mata yang terdiri dari air, garam, minyak, lendir, dan protein berperan untuk melumasi dan membuat permukaan mata tetap halus. 

Selain itu, air mata melindungi mata dari benda asing, unsur yang mengganggu, atau kuman penyebab infeksi.

Mata kering atau dry eye disease menjadi salah satu gangguan kesehatan mata yang paling banyak dikeluhkan saat ini, dengan gejala mulai dari rasa kering, perih, hingga penglihatan kabur yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup sehari-hari. 

Sebuah studi retrospektif terhadap 159 pasien dry eye yang dilakukan oleh Lemp MA dan kolega, serta dipublikasikan dalam jurnal Cornea, menunjukkan bahwa sekitar 50 persen pasien menderita Evaporative Dry Eye, 36 persen mengalami Mixed Dry Eye, dan 14 persen mengalami Aqueous Deficient Dry Eye. 

Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas pasien mata kering, memerlukan pendekatan terapi yang tidak hanya menambah kelembapan, tetapi juga membantu menjaga stabilitas lapisan air mata secara menyeluruh.

Kondisi tersebut menjadi semakin relevan di kawasan Asia, mengingat prevalensi Meibomian Gland Dysfunction (MGD), salah satu penyebab utama evaporative dry eye.

Faktor lingkungan seperti suhu, tingkat kelembapan udara, serta kualitas udara turut berkontribusi terhadap tingginya angka kasus mata kering di kawasan ini.

“Berdasarkan studi yang kami lakukan, saat ini gejala mata kering dialami oleh sekitar tiga dari empat pasien yang datang berkonsultasi dengan dokter. Berangkat dari temuan tersebut, kami membantu tenaga medis menangani berbagai gejala mata kering secara lebih komprehensif,” kata Alcon SEA Cluster Head Patcharin Charmnoot.

Gejala Mata Kering

Gejala mata kering dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Gejala tersebut dapat memengaruhi satu atau kedua mata.

Beberapa gejala yang umumnya dialami penderita mata kering adalah:

  • Mata merah
  • Mata terasa panas
  • Mata terasa seperti berpasir atau ada yang mengganjal
  • Mata berair karena iritasi
  • Sensitif terhadap sinar matahari
  • Penglihatan buram dan membaik setelah berkedip
  • Lendir di dalam atau sekitar mata, terutama saat bangun tidur
  • Mata terasa cepat lelah

Gejala mata kering dapat memburuk dalam kondisi tertentu, misalnya saat melihat layar komputer selama berjam-jam, terlalu lama berada di lingkungan yang udaranya kering, atau membaca buku dalam waktu lama.

Adapun pengobatan mata kering, bertujuan untuk membantu meringankan gejala dan mengatasi penyebabnya. 

Jika mengalami gejala yang ringan, Anda dapat melakukan perawatan mandiri di rumah sebagai langkah awal pengobatan. Namun sebaliknya, jika tak kunjung membaik, segeralah periksa ke dokter.

Topik:

Pengobatan Mata Kering Mata Kering