BNI Bukukan Laba Rp 20,04 Triliun Sepanjang 2025
Jakarta, MI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI mencatat laba bersih sebesar Rp 20,04 triliun sepanjang 2025. Angka ini turun 6,63% dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp 21,46 triliun.
Meski laba terkoreksi, kinerja pendapatan inti BNI relatif terjaga. Pendapatan bunga bersih tercatat stabil di level Rp 40,33 triliun pada 2025, sedikit lebih rendah dari Rp 40,48 triliun pada 2024.
Pendapatan bunga BNI tahun lalu tercatat tumbuh 4,22% menjadi Rp 69,39 triliun. Namun, pada saat bersamaan, beban bunga melonjak lebih tinggi sebesar 11,33% hingga mencapai Rp 29,06 triliun. Kenaikan beban bunga ini terjadi karena kenaikan cost of fund di tengah kondisi makroekonomi suku bunga tinggi.
Tekanan terhadap kinerja keuangan BNI juga datang dari meningkatnya beban provisi.
Meski demikian, secara kuartalan kinerja perseroan menunjukkan perbaikan. Laba perusahaan pada tiga bulan terakhir tahun lalu hanya turun 4%, lebih baik dibandingkan penurunan laba sepanjang tahun di angka 6,63%.
Dari sisi neraca, total aset BNI tumbuh sebesar 20,53% menjadi Rp 1.362 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 1.130 triliun. Sementara itu, ekuitas perseroan meningkat 5,88% menjadi Rp 176,34 triliun pada akhir 2025.
Topik:
bni laba-bersih kinerja-keuangan-bniBerita Selanjutnya
Kondisi Pasar Fluktuasi, IMPC Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham
Berita Terkait
BNI Siapkan Relaksasi Kredit untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatera
30 Desember 2025 14:52 WIB
Dukung UMKM Naik Kelas, BNI Raih Predikat Kolaborator Entrepreneur Hub
13 Desember 2025 11:38 WIB