Danantara akan Borong Saham yang Punya Kriteria Ini

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 1 Februari 2026 21:35 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)

 

Jakarta, MI – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan akan kembali berinvestasi saham secara aktif di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Senin (2/2/2026), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan dalam satu minggu terakhir.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menyatakan, Danantara akan menyasar ke saham-saham emiten yang dinilai layak dikoleksi dengan baik.

Kriteria saham yang akan dibeli Danantara adalah memiliki likuiditas yang baik, fundamental perusahaan yang kuat, prospek pertumbuhan, serta arus kas yang sehat.

"Kami mengarahkan manajer investasi untuk membeli saham dengan pertumbuhan yang baik, fundamental kuat, likuiditas tinggi, dan arus kas yang sehat," ungkap Pandu dalam dialog publik bertajuk Rencana Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Pandu menegaskan, aksi investasi Danantara tidak bersifat sementara, melainkan dilakukan secara berkelanjutan dalam beberapa hari ke depan.

"Kami akan terus masuk ke pasar modal. Mulai Senin hingga beberapa hari ke depan, kami akan berinvestasi secara konsisten," tegas Pandu.

Danantara masuk pasar modal sejak akhir 2025

Pandu menyebut, sebenarnya Danantara telah mulai berinvestasi di pasar modal sejak akhir Desember 2025. 

Seluruh aktivitas investasi, lanjut Pandu, dijalankan melalui manajer investasi yang telah ditunjuk, tapi tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola yang baik.

"Danantara sudah aktif berinvestasi di pasar modal sejak Desember 2025," tutup Pandu.

Topik:

pandu-sjahrir danantara danantara-masuk-bursa-saham pasar-modal-indonesia