Pendidikan dan Karier Perjalanan Friderica Widyasari Dewi yang Didapuk Jadi Pimpinan Tertinggi di OJK

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 1 Februari 2026 13:16 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu (31/1/2026).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu (31/1/2026).

Jakarta, MI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk pejabat baru untuk mengisi sejumlah posisi kosong di jajaran Dewan Komisioner. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (31/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, menggantikan Mahendra Siregar. Ia juga menjalankan peran yang sebelumnya diemban oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara. 

Sebelum penunjukan ini, Friderica menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.

Selain itu, OJK menunjuk Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Sebelumnya, Hasan menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

OJK menyatakan bahwa seluruh penunjukan pejabat pengganti tersebut berlaku efektif mulai 31 Januari 2026.

"Penunjukan anggota Dewan Komisioner pengganti dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas organisasi agar fungsi dan tugas OJK tetap berjalan optimal," tulis OJK dalam siaran pers resminya, Sabtu (31/1/2026).

Profil singkat Friderica Widyasari Dewi

Berdasakan rangkuman Monitor Indonesia dari berbagai sumber, Minggu (1/2/2026), Friderica Widyasari lahir di Cepu, pada 28 November 1975.

Wanita yang akrab disapa Kiki ini pernah menjabat sebagai Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022 - 2027 sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. 

Friderica ditetapkan secara mufakat oleh Komisi XI DPR setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan test calon anggota DK OJK periode 2022 - 2027. 

Pendidikan yang ditempuh

Friderica adalah lulusan sarjana ekonomi (S1) dari Universitas Gadjah Mada tahun 2001. Kemudian, dia melanjutkan S2 bidang keuangan (Master of Bussiness Administration ) di California State University, Fresno, Amerika Serikat pada 2004. 

Friderica kemudian melanjutkan S3 dan meraih gelar doktor di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan peringkat cumlaude pada 2019. Setelah lulus S2, Friderica pulang ke Indonesia dan menjadi dosen tamu di berbagai kampus. 

Perjalanan karier

Friderica memiliki pengalaman panjang di pasar modal. Ia berkarier di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005 dan pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar BEI pada 2009–2015. Ia juga sempat menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan pada 2008.

Kariernya berlanjut di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Keuangan (2015–2016), kemudian Direktur Utama KSEI (2016–2019). Pada periode 2020–2022, Friderica menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas, sebelum akhirnya bergabung dengan OJK pada 2022.

Selain itu, Friderica juga mengantongi sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan OJK pada 2019.

Dengan penunjukan ini, Friderica dipercaya memimpin OJK di tengah dinamika sektor keuangan nasional, sekaligus memastikan keberlanjutan fungsi pengawasan dan perlindungan konsumen jasa keuangan.

Topik:

friderica-widyasari-dewi ketua-dewan-komisioner-ojk ojk mahendra-siregar