Koperasi Merah Putih Wlingi Mulai Panen Raya, Gandeng Petani Lewat Skema Permodalan dan Serap Hasil Panen

Aldiano Rifki
Aldiano Rifki
Diperbarui 29 Januari 2026 18:49 WIB
Bupati Blitar Rijanto bersama jajaran dan pengurus KKMP Wlingi saat panen padi (Foto: Dok MI/Joko Prasetyo)
Bupati Blitar Rijanto bersama jajaran dan pengurus KKMP Wlingi saat panen padi (Foto: Dok MI/Joko Prasetyo)

Blitar, MI – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Wlingi menegaskan perannya sebagai penggerak ekonomi pertanian berbasis komunitas dengan menggelar panen raya padi di Kelurahan Wlingi, Kabupaten Blitar, pada Kamis (29/1/2026). 

Panen raya tersebut turut dihadiri Bupati Blitar, Rijanto, bersama jajaran Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan kelompok tani. Kehadiran kepala daerah ini menjadi dukungan moral bagi penguatan peran koperasi dalam ekosistem pertanian daerah.

Momentum ini dimanfaatkan koperasi untuk menyampaikan langkah konkret penguatan ketahanan pangan melalui kemitraan langsung dengan petani.

Wakil Ketua Bidang Usaha KKMP Wlingi, Swantantio Hani Irawan, mengatakan koperasinya tidak menunggu program berjalan dari pemerintah, tetapi memilih bergerak lebih dulu dengan membangun unit usaha secara mandiri. 

Hingga kini, gerai sembako milik KKMP Wlingi telah beroperasi sekitar tiga bulan, sementara unit usaha tani sudah memasuki tahap panen raya.

“Banyak koperasi kelurahan masih menunggu pembangunan gerai dari pemerintah. Di Wlingi, kami sudah menjalankan gerai sembako dan menjalin kemitraan dengan petani. Hari ini kami mulai panen raya,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menjelaskan, KKMP Wlingi menerapkan pola kemitraan dengan memberikan dukungan permodalan berupa pupuk dan pestisida kepada petani. Sebagai gantinya, hasil panen akan diserap oleh koperasi dengan harga sesuai ketetapan pemerintah.

Ke depan, KKMP Wlingi berencana memperluas kemitraan dengan menggandeng lebih banyak petani di wilayah Kelurahan Wlingi. 
Skema ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memastikan koperasi berjalan produktif dan berkelanjutan.

“Harapannya, petani bisa lebih sejahtera dan koperasi benar-benar hidup, bukan hanya ada di atas kertas,”imbuhnya yang juga menjabat Ketua Forum Komunikasi RT/RW (FORMAT) Kabupaten Blitar.

Melalui langkah nyata yang dilakukan KKMP Wlingi, koperasi diharapkan mampu menjadi simpul penghubung antara petani dan pasar, memotong rantai distribusi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blitar. (Joko Prasetyo)

Topik:

Blitar Bupati Blitar Petani Koperasi Merah Putih