Pabrik Swallow di Medan Terbakar Hebat, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 28 Januari 2026 11:20 WIB
Kebakaran Pabrik Sendal Swallow di Medan (Foto: Tangkapan Layar)
Kebakaran Pabrik Sendal Swallow di Medan (Foto: Tangkapan Layar)

Medan, MI - Kebakaran besar melanda pabrik Swallow di Jalan Yos Sudarso Kilometer 6, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara, Selasa (27/1/2026) malam. Api berkobar hebat dan disertai ledakan berulang yang membuat warga sekitar panik.

Kobaran api dengan cepat melahap pabrik pembuatan sandal karet dan bangunan gudang di dalamnya. Material berbahan karet yang mudah terbakar membuat api semakin sulit dikendalikan, bahkan merembet ke gudang penyimpanan yang berada di sebelah pabrik.

Gumpalan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara, sementara jilatan api terus membesar dan melahap dua bangunan tersebut. Sejumlah warga mengaku mendengar suara ledakan keras terjadi berkali-kali.

Salah seorang warga, Marsya, mengungkapkan bahwa suara ledakan terdengar lebih dulu sebelum kebakaran terjadi.

"Kami dengar ledakan ternyata ada kebakaran. Sampai saat ini sudah ada tujuh kali ledakan keras banget dari pabrik," katanya, Selasa (27/1/2026) malam.

Selain meluluhlantakkan pabrik dan gudang, api juga merembet ke permukiman warga. Sejumlah rumah di sekitar lokasi dilaporkan ikut terdampak dan terbakar.

"Ini yang terbakar pabrik Swallow, pabrik ban. Lokasi yang terbakar di bagian gudang," ujarnya.

Untuk menjinakkan api, puluhan unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan dikerahkan. Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke permukiman yang lebih padat.

Hingga Rabu dini hari, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas juga melakukan penyemprotan dan pendinginan di sejumlah titik untuk mencegah munculnya kembali api.

Sementara itu, penyebab kebakaran pabrik masih belum dapat dipastikan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran pabrik sandal tersebut.

"Tidak ada. Mudah-mudahan sampai selesai tidak ada," kata Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Medan Wandro Malau di Medan, Rabu (28/1/2026).

Meski begitu, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak kebakaran, termasuk kerusakan bangunan dan kerugian material.

Topik:

kebakaran-pabrik-swallow medan