Kebakaran Rumah di Jagakarsa, Lansia Tewas dan Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 30 Januari 2026 12:48 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Ilustrasi (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Teratai XIV 6–8, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).  Peristiwa ini merenggut nyawa seorang perempuan lanjut usia.

Korban diketahui bernama Beti (60). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan api di lokasi kejadian.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mencatat kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Korban jiwa satu orang atas nama Beti, usia 60 tahun, perempuan,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Asril menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan yang tengah melakukan pemantauan wilayah. Saat itu, terlihat asap tebal disertai api dari bagian teras rumah, lalu segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. 

“Awalnya koordinator kebersihan melihat asap dan api dari teras rumah. Lalu melapor, dan warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta cara tradisional,” jelasnya. 

Namun, kobaran api dengan cepat membesar sehingga upaya warga tidak membuahkan hasil. Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menangani situasi tersebut. Sebanyak 18 unit mobil pemadam dengan total 112 personel tiba di lokasi.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.42 WIB dan mulai melakukan pemadaman enam menit kemudian, tepatnya pukul 09.48 WIB. Hingga siang hari, situasi telah masuk tahap kuning atau proses pendinginan setelah api utama berhasil dipadamkan. 

“Pemadaman sudah masuk tahap kuning. Api utama berhasil dikendalikan, petugas saat ini fokus pada pendinginan dan memastikan tidak ada titik api tersisa,” kata Asril. 

Akibat peristiwa itu, luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 210 meter persegi. Selain merenggut korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan rumah dan sejumlah barang di dalamnya.

Kerugian materi ditaksir mencapai Rp1.069.740.000 atau lebih dari Rp1 miliar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Petugas mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik, penggunaan kompor, serta penyimpanan bahan mudah terbakar. 

Topik:

kebakaran-rumah jagakarsa