Polisi Geledah Rumah Kades Kohod Arsin
Jakarta, MI - Tiga tim dari pihak kepolisian menggeledah sejumlah tempat untuk mendalami kasus dugaan pemalsuan terkait penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan pagar laut Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (10/2/2025).
Penggeledahan itu dilakukan sekitar pukul 19.45 WIB. Lokasi yang digeledah, yakni rumah Kepala Desa Kohod, Arsin, rumah Sekretaris Desa Kohod, Ujang Karta, dan Kantor Desa Kohod.
Dalam penggeledahan di kediaman Sekretaris Desa Kohod, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, dokumen, komputer, printer, dan scanner.
Di samping itu, Bareskrim Polri telah memeriksa 44 saksi dalam kasus ini. Termasuk, Kepala Desa Kohod Arsin. Polisi mendapati pemalsuan tersebut terjadi sejak 2021.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, mengatakan penyidik tengah mengumpulkan alat bukti dengan melakukan penggeledahan di beberapa tempat, termasuk rumah saksi dan rumah terlapor berinisial AR.
"Bareskrim juga menyita 263 warkah tanah untuk diuji di Laboratorium Forensik," kata Djuhandhani, Jakarta, Senin.
Kepala Desa Kohod, Arsin, yang sebelumnya sempat mangkir juga telah diperiksa sebagai saksi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, penyidik mendapati modus terlapor menggunakan surat palsu saat mengajukan permohonan pengukuran, dan permohonan pengakuan hak ke Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.
Topik:
Kades Kohod Arsin Pagar Laut Bareskrim PolriBerita Sebelumnya
Kasus Dugaan Malpraktek Resmi Dilapor KePolda Metro Jaya
Berita Selanjutnya
Siap-siap! Beli LPG 3 Kg Bakal Pakai QRIS
Berita Terkait
Dugaan "Setoran Proyek" Miliaran Diseret ke Mabes: Bupati HSS Ikut Diperiksa, Perintah Diduga Datang dari Lingkar Kekuasaan
2 Februari 2026 13:28 WIB
IHSG Anjlok Tak Wajar, Pakar Pidana Desak Kejaksaan dan Bareskrim Bongkar “Orang Nakal” di Balik Pasar Modal
1 Februari 2026 17:23 WIB
Elite OJK & BEI Mundur Berjamaah, APH Cium Jejak Pidana di Balik Ambruknya Pasar
1 Februari 2026 16:21 WIB
Vonis Pagar Laut Cuma Sentuh Kelas Teri, Jejak Korporasi & Aparat Masih Gelap — Penggeledahan Kejagung "Omon-omon"
31 Januari 2026 20:48 WIB