Yasjati Bentuk Korwil Jawa Barat, Ini Harapan Pengurus Pusat?

Didin Alkindi
Didin Alkindi
Diperbarui 19 Februari 2026 3 jam yang lalu
Yayasan Jalan Tengah Indonesia (Yasjati) Menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepada Ketua Korwil Jabar. (Dok MI)
Yayasan Jalan Tengah Indonesia (Yasjati) Menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepada Ketua Korwil Jabar. (Dok MI)

Jakarta, MI - Yayasan Jalan Tengah Indonesia (Yasjati) melakukan langkah strategis di tingkat daerah dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat sebagai penanda dimulainya fase baru konsolidasi organisasi.

SK tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yasjati, Sumariyono dan Ketua Yasjati Muh. Ariston, kepada pengurus Korwil Jabar yang telah ditetapkan.

"Penyerahan SK ini tidak hanya menjadi seremoni struktural, tetapi menjadi pesan politik dan sosial yang tegas bahwa Yasjati mulai menggeser orientasi gerakannya dari sekadar gagasan nasional menuju kerja nyata di wilayah." kata Sumariyono kepada Monitorindonesia.com, Rabu (18/2/2026). 

Wilayah Jawa Barat dipilih sebagai salah satu titik awal konsolidasi karena dinilai sebagai provinsi strategis dengan dinamika sosial, ekonomi, dan kebijakan publik yang sangat kompleks serta berdampak luas secara nasional.

"Dalam momentum penyerahan tersebut menegaskan bahwa pembentukan Korwil bukan sekadar melengkapi struktur organisasi, melainkan menjadi alat utama untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengawal kebijakan, memperjuangkan kepentingan publik, serta membangun ruang dialog yang sehat antara warga, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya," tambahnya. 

Pembentukan Korwil Jawa Barat juga dimaknai sebagai jawaban atas kebutuhan nyata di lapangan. Berbagai persoalan sosial mulai dari ketimpangan akses layanan publik, tata kelola pembangunan daerah, hingga lemahnya partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan dipandang tidak bisa lagi diselesaikan hanya melalui wacana di tingkat pusat.

Selain itu ketum Yasjati Ariston menilai bahwa tanpa struktur daerah yang kuat, gerakan sosial akan mudah terputus dari realitas masyarakat. 

"Karena itu, Korwil Jawa Barat diposisikan sebagai garda terdepan untuk memastikan nilai-nilai jalan tengah, keberpihakan pada kepentingan publik, dan prinsip keadilan sosial benar-benar diterjemahkan ke dalam kerja lapangan," ungkap ketua Yasjati Muh Ariston. 

Dalam penyerahan SK tersebut, Ariston juga menekankan bahwa Korwil Jawa Barat harus menjadi pusat konsolidasi lintas elemen, mulai dari aktivis sosial, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, hingga komunitas-komunitas akar rumput. Korwil tidak diharapkan menjadi struktur elitis, melainkan menjadi simpul gerakan yang hidup dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lebih jauh, Korwil Jawa Barat diarahkan untuk menjalankan fungsi strategis, antara lain: Mendukung program pemerintah Prabowo, melakukan pemetaan persoalan sosial dan kebijakan publik di tingkat kabupaten dan kota dan mengawal pelaksanaan program pembangunan agar berjalan transparan dan akuntabel serta mendorong partisipasi masyarakat agar tidak hanya menjadi objek, tetapi subjek dalam proses pembangunan.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan keseriusan Yasjati dalam membangun organisasi yang tidak berhenti pada simbol dan deklarasi. 

Penyerahan SK oleh langsung Ketua Dewan Pembina dan Ketua Yayasan menjadi sinyal kuat bahwa pembentukan Korwil Jawa Barat merupakan agenda prioritas, bukan sekadar formalitas.

Bagi Yasjati, Jawa Barat bukan hanya wilayah administratif, melainkan ruang strategis untuk menguji efektivitas gerakan jalan tengah dalam menghadapi realitas sosial yang sarat kepentingan, polarisasi, serta tarik-menarik kebijakan.

Dengan terbentuknya Korwil Jawa Barat, Yasjati menargetkan percepatan kerja-kerja advokasi, penguatan jaringan relawan, serta konsolidasi program yang lebih terarah dan terukur. 

Dalam waktu dekat, Korwil Jawa Barat diharapkan melakukan pelantikan kepengurusan dan segera menyusun agenda kerja daerah, membentuk jejaring kabupaten/kota, serta merancang program-program responsif berbasis kebutuhan masyarakat setempat.

 

Topik:

yasjati korwil jawa barat sk korwil konsolidasi organisasi masyarakat sipil pengawalan kebijakan publik partisipasi warga program pemerintah prabowo subianto advokasi daerah