KPK Mulai Kumpulkan Informasi Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
Jakarta, MI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mencari informasi terkait dugaan mark up pada proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh yang disebut-sebut mencapai tiga kali lipat.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa pihaknya di lembaga anti rasuah tidak hanya menunggu adanya laporan. Ia mengatakan bahwa KPK saat ini tengah menumpulkan informasi terkait dugaan mark up proyek kereta cepat tersebut.
“Kami tidak menunggu, kami tentu mencari juga informasi,” kata Asep, Rabu (22/10/2025).
Asep mengatakan bahwa pihaknya juga sangat terbuka jika ada masyarakat yang ingin memberikan informasi awal terkait dengan dugaan mark up tersebut. Data-data yang diberikan ke lembaga antirasuah dapat mempercepat proses pengumpulan informasi.
“Silakan untuk disampaikan kepada kami untuk mempermudah dan mempercepat (pencarian informasi),” tuturnya.
Kendati, Asep masih enggan merincikan data-data apa saja yang telah diperoleh KPK dalam proses pengumpulan informasi terkait dugaan mark up proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut.
“Kami (sedang) mengumpulkan informasi dan bukti-bukti terkait,” ujarnya.
Topik:
KPK Dugaan Mark Up Proyek WhooshBerita Terkait
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
6 jam yang lalu
Badiul Hadi: Jangan Jadikan Kasus PT PP Ajang Spekulasi, KPK Harus Bekerja Tuntas dan Terbuka
6 jam yang lalu
OTT Pajak & Bea Cukai Terbongkar, Menkeu Sebut “Shock Therapy” — Publik Bertanya: Mengapa Baru Bereaksi Setelah KPK Menyergap?
7 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
7 jam yang lalu