Trading Halt Dua Hari Beruntun, Purbaya Tetap Yakin IHSG Tembus 10.000

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 29 Januari 2026 12:05 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Ist)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Di tengah gejolak pasar saham yang memicu trading halt dua hari berturut-turut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap yakin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa menembus level 10.000 hingga akhir tahun ini.

Pembekuan perdagangan saham pertama terjadi pada Rabu (28/1/2026), setelah IHSG terjun lebih dari 8% ke kisaran 7.600. Tekanan belum mereda pada Kamis (29/1/2026). Saat perdagangan dibuka, IHSG kembali anjlok hingga 10% dan sempat menyentuh level 7.481.

Namun, Purbaya menegaskan investor tak perlu panik. "Jangan takut, kan saya Menteri Keuangan. Optimis ke 10.000, ga usah takut," katanya kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Purbaya kembali menegaskan bahwa kondisi tersebut sejalan dengan fundamental ekonomi dalam negeri yang juga dinilai masih kuat.

Menurutnya, pelemahan IHSG bersifat sementara dan lebih dipicu faktor teknikal, terutama dampak sentimen dari keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar saham Indonesia.

"Yang saya bisa pastikan adalah fondasi ekonomi kita gak bermasalah. Akan semakin cepat ke depan. Ini mungkin orang shock possibility pasar kita dianggap frontier," ucap Purbaya.

Topik:

purbaya-yudhi-sadewa ihsg trading-halt