Repons Gubernur Koster soal Prabowo Kritik Sampah Kuta Bali

Reina Laura
Reina Laura
Diperbarui 4 Februari 2026 1 hari yang lalu
Gubernur Bali, I Wayan Koster [Foto: Ist]
Gubernur Bali, I Wayan Koster [Foto: Ist]

Jakarta, MI - Gubernur Bali, I Wayan Koster merespons teguran keras Presiden Prabowo Subianto, terkait permasalahan sampah yang membuat Pulau Dewata kotor. Koster menyebut teguran Prabowo itu merupakan pengingat, bukan sindiran.

"Kemarin Bapak Presiden, kalau disebut sindiran kurang bagus. Beliau mengingatkan soal sampah," kata Koster, dikutip Rabu (4/2/2025).

"Mengenai sampah di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman. Arus besar membawanya dengan cepat," sambungnya.

Koster menyatakan, pihaknya akan segera membentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang melibatkan TNI, Polri, dan Dinas Pendidikan untuk menjaga kebersihan pantai secara intensif.

"Saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai. Begitu sampah datang, langsung bisa dibersihkan. Tidak perlu menunggu 2 jam atau 3 jam," ujarnya.

Teguran Presiden tersebut, kata dia, merupakan arahan bagus untuk memperbaiki tata kelola sampah di Bali. Ia pun menginstruksikan Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali, I Made Rentin, untuk segera membenahi permasalahan tersebut.

"Arahan yang sangat bagus sekali. Jadi ini harus diseriuskan. Pak Kadis Lingkungan harus segera dibetulin sampah ini, cepat, termasuk TPS3R dan pengolahan sampah berbasis energi," jelasnya.

Sebelumnya, dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Senin 2 Februari 2026, Presiden Prabowo meluapkan kekecewaannya terhadap kondisi kebersihan di destinasi wisata. 

Ia khawatir, tumpukan sampah akan memperburuk citra pariwisata Indonesia di mata dunia.

Prabowo awalnya menerangkan pariwisata Bali merupakan salah satu sector, yang dapat menyerap banyak tenaga kerja dan mudah dalam pengembangannya. Namun, Prabowo berujar, pariwisata di Indonesia memiliki permasalahan sampah yang serius.

"Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor," kata Prabowo.

Prabowo bahkan secara spesifik meminta kepala daerah, menggerakkan pelajar dari SD hingga SMA, untuk melakukan kegiatan kerja bakti atau korve rutin di pantai.

"Gubernur, bupati, di bawah kendali saudara apa susahnya sih? Entah hari Sabtu atau Jumat, semua sekolah kumpul di pantai. Ini halaman kita, ayo bersihkan ramai-ramai," ujarnya.

Topik:

Gubernur Koster Prabowo Kritik Sampah Kuta Bali