BGN Beri Kartu Kuning untuk SPPG usai Keracunan di Kudus
Jakarta, MI - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, buka suara soal insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa SMAN 2 Kudus usai diduga menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebanyak 109 siswa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Dadan pun menyampaikan permintaan maaf kepada para penerima manfaat dan menyatakan bahwa telah melakukan investigasi serta analisis terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat.
“Ya pertama saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional meminta maaf kepada para penerima manfaat yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dan kami sudah melakukan investigasi, analisis untuk beberapa SPPG yang mengalami kejadian,” ujar Dadan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Dadan menambahkan, terdapat SPPG yang akan diberikan peringatan keras atau “kartu kuning” karena melanggar prosedur operasional program.
“Dan saya melihat ada SPPG yang akan kami berikan lampu kuning ya atau kartu kuning karena menyalahi prosedur yang lebih berat. Kemudian kami akan evaluasi dan mungkin akan di-stop untuk sementara agak lama yang diberikan kartu kuning,” tegasnya.
Ia mengatakan, pihaknya juga tengah mengevaluasi menu yang disajikan dalam program MBG. Beberapa menu disebut perlu dihindari agar kejadian keracunan serupa tidak terulang.
"Tapi kemudian kami juga dari kejadian-kejadian yang mulai ada menu yang harus diberikan. Jadi beberapa menu mungkin harus kita hindarkan agar kejadian tidak terulang kembali," ujarnya.
Dadan mengatakan, surat edaran akan diterbitkan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih aman dan terkendali.
Menanggapi pertanyaan soal kartu kuning bagi SPPG, Dadan menjelaskan bahwa peringatan diberikan karena SPPG tersebut mengambil bahan baku dari luar sehingga proses pengolahan tidak terawasi secara ketat.
"Ya untuk yang kita berikan kartu kuning itu karena dia mengambil bahan baku jadi dari luar sehingga tidak terawasi cara masaknya. Dan kami akan memberikan peringatan cukup keras," katanya.
BGN memastikan akan terus melakukan evaluasi menyeluruh agar program MBG berjalan aman dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Topik:
program-makan-bergizi-gratis keracunan-mbg