Abipraya Brantas Rehabilitasi Dua Masjid dan Relokasi Dua Sekolah Pascabencana di Palembayan

Zul Sikumbang
Zul Sikumbang
Diperbarui 31 Januari 2026 06:27 WIB
Pelaksana lapangan PT Abipraya Brantas, Ade Ibnu Yasri
Pelaksana lapangan PT Abipraya Brantas, Ade Ibnu Yasri

Palembayan, MI - Sejumlah BUMN Karya terus berkontribusi dalam penanganan bencana di Sumatera Barat (Sumbar), salah satunya adalah PT Abipraya Brantas.

PT Abipraya Brantas melakukan pekerjaan berupa rehabilitasi dua masjid dan pembangunan dua sekolah di Pelembayan, Kabupaten Agam. 

Pelaksana Lapangan Abipraya Brantas, Ade Ibnu Yasri, menjelaskan, untuk fasilitas ibadah terdapat dua masjid yang dikerjakan dengan skema rehabilitasi. Salah satunya adalah Masjid Taqwa yang mengalami kerusakan kategori sedang. Ia menegaskan bahwa struktur bangunan masjid tidak terdampak secara signifikan oleh bencana, sehingga pekerjaan difokuskan pada rehabilitasi arsitektural.

“Untuk Masjid Taqwa, yang kita kerjakan adalah perbaikan dinding, peningkatan restorasi, serta pembersihan lumpur di sekitar masjid. Kemarin juga sudah kita rencanakan penggunaan alat berat Java Factor PC 200 untuk pembersihan lumpur,” ujar Ade di Palembayan, Sabtu (31/1/2026).

Selain itu, untuk area sekitar masjid yang terdampak ringan dan dikerjakan secara swadaya oleh warga, pihak Abipraya Brantas membantu pembersihan sisa-sisa material akibat bencana, termasuk pekerjaan pembersihan lahan, pengecatan, serta perbaikan ringan lainnya. Fokus utama rehabilitasi diarahkan pada masjid sebagai bangunan ibadah, mengingat akan segera memasuki bulan Ramadan.

“Kita fokuskan agar masjid bisa digunakan dengan aman dan layak oleh masyarakat saat Ramadan nanti,” tambahnya.

Terkait target waktu, Ade menjelaskan bahwa proses rehabilitasi telah berjalan selama dua minggu dan ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadan. Pekerjaan yang dilakukan hanya pada bagian-bagian yang terdampak langsung oleh bencana, tanpa melakukan rehabilitasi total bangunan.

Sementara itu, untuk sektor pendidikan, terdapat dua sekolah, yakni MTS Muhammadiyah dan PAUD. Kondisi kedua sekolah tersebut mengalami kerusakan berat dan berada di zona merah, sehingga tidak diperbolehkan untuk dibangun kembali di lokasi semula.

“Untuk sekolah, karena rusak berat dan berada di zona merah, bangunannya akan kita relokasi. Saat ini lahan baru masih dalam proses pengurusan izin administrasi. Setelah itu selesai, pembangunan akan langsung dilakukan oleh Kementerian PUPR,” jelas Ade.

Sementara Pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah Kampung Tangah Timur, Kebun Tengah Barat, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Suarto Khatib Basa, menceritakan kondisi masjid saat bencana galodo melanda wilayah tersebut.

Suarto menjelaskan, bencana terjadi pada Kamis, 27 November, sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu, Masjid Taqwa Muhammadiyah mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan akibat banjir dan material lumpur yang masuk ke dalam area masjid.

“Pada saat kejadian, banyak kayu-kayu dan lumpur masuk ke dalam masjid. Karpet serta perlengkapan masjid lainnya terendam banjir akibat galodo tersebut,” ujar Suarto.

Kondisi tersebut membuat aktivitas ibadah terganggu dan menimbulkan keprihatinan mendalam bagi para jamaah dan pengurus masjid. Namun demikian, Suarto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Abipraya Brantas yang telah memberikan bantuan rehabilitasi.

“Alhamdulillah, kami telah dibantu untuk perbaikan dinding masjid dan insyaallah akan dilanjutkan dengan pekerjaan plafon,” katanya.

Lebih lanjut, Suarto mengungkapkan bahwa masjid ini memiliki rencana pengembangan menjadi bangunan dua lantai sesuai harapan jamaah dan pengurus. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini masjid belum sepenuhnya memiliki identitas bangunan yang layak, termasuk pemasangan nama masjid.

“Atas nama pengurus dan seluruh jamaah Masjid Taqwa Muhammadiyah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU atas bantuan yang telah diberikan. Mudah-mudahan semua bantuan ini menjadi amal ibadah bagi semua pihak yang terlibat,” terangnya.

Topik:

PT Abipraya Brantas Bencana Sumbar Palembayan Ade Ibnu Yasri