OTT KPK Hantam Kantor Pajak Jakarta Utara: Pegawai Negara Diduga Bersekongkol Rampok Uang Rakyat
Jakarta, MI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggedor sarang korupsi di jantung penerimaan negara. Operasi tangkap tangan (OTT) digelar langsung di kantor pajak wilayah Jakarta Utara, menelanjangi praktik kotor yang diduga telah lama menggerogoti institusi strategis tersebut.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan operasi senyap itu. Ia menyatakan, penyidik mengamankan sejumlah pegawai pajak bersama pihak wajib pajak (WP), menegaskan kuatnya indikasi kongkalikong antara aparat negara dan pihak yang seharusnya diawasi.
“Benar, beberapa pegawai pajak dan pihak WP kami amankan,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi Monitorindonesia.com, Sabtu (10/1/2026).
OTT ini diduga kuat terkait praktik suap yang mencederai rasa keadilan dan merampok hak publik. KPK kini berpacu dengan waktu—memiliki tenggat 1x24 jam—untuk menentukan status hukum para pihak yang dicokok. Publik menanti, apakah kasus ini akan menjadi pintu masuk pembongkaran jaringan yang lebih besar, atau sekadar episode lain dari busuknya sistem yang terus berulang.
Topik:
KPK OTT Korupsi Pajak Suap Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara Pegawai Pajak Wajib Pajak Kejahatan Keuangan Penegakan HukumBerita Sebelumnya
KPK Cokok Pejabat Pajak Jakarta Utara, OTT Bongkar Busuknya DJP!
Berita Terkait
Tamparan Keras bagi Kejagung: Penerima Gratifikasi Chromebook Lolos, Nyangkut di KPK?
2 jam yang lalu
Badiul Hadi: Jangan Jadikan Kasus PT PP Ajang Spekulasi, KPK Harus Bekerja Tuntas dan Terbuka
2 jam yang lalu
OTT Pajak & Bea Cukai Terbongkar, Menkeu Sebut “Shock Therapy” — Publik Bertanya: Mengapa Baru Bereaksi Setelah KPK Menyergap?
3 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
3 jam yang lalu