Kinerja Matahari Putra Prima Tertekan, Rugi Bersih 2025 Naik Jadi Rp152,2 Miliar
Jakarta, MI - Emiten ritel PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) masih mencatatkan kinerja negatif sepanjang tahun buku 2025.
Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp152,21 miliar, atau naik 28,85% dibandingkan rugi sebesar Rp118,10 miliar di tahun 2024. Kerugian ini dipengaruhi beban non-operasional, sementara kinerja operasional inti ritel perseroan tetap menunjukkan resiliensi.
Dari sisi pendapatan, MPPA mencatat penjualan bersih Rp7,25 triliun di 2025, tumbuh 1,9% dibandingkan Rp7,11 triliun pada tahun sebelumnya. Laba bruto perseroan naik 2,83% menjadi Rp1,26 triliun, dari Rp1,23 triliun pada 2024.
Sedangkan laba operasi tercatat Rp26,08 miliar, turun 23,12% dibandingkan sebesar Rp33,92 miliar pada 2024.
CEO MPPA, Adrian Suherman mengatakan, kinerja bisnis perseroan di tahun 2025 mencerminkan kemajuan berkelanjutan untuk memperkuat fundamental MPPA. Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan yang moderat dan peningkatan margin melalui pengelolaan biaya yang disiplin serta perbaikan strategi merchandising.
"Kami terus berinvestasi pada inisiatif yang mendukung transformasi jangka panjang. Respons positif terhadap inisiatif rebranding semakin memperkuat keyakinan kami bahwa upaya ini akan menghasilkan kinerja yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan," ujar Adrian dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).
Dia menyebut, MPPA tetap berfokus pada percepatan strategi yang berorientasi pada pelanggan, dengan memastikan produk segar serta kebutuhan keluarga tetap tersedia dengan harga terjangkau, sekaligus selaras dengan preferensi konsumen di masing-masing wilayah.
Perseroan, bilang dia, akan terus memperkuat produktivitas gerai, menyempurnakan assortments, serta meningkatkan eksekusi operasional dan keunggulan layanan di seluruh jaringan melalui pendekatan ritel terintegrasi.
Didukung oleh penguatan kapabilitas rantai pasok, peningkatan keterlibatan digital, serta ekspansi selektif termasuk ke wilayah underserved, MPPA berada pada posisi yang baik untuk menangkap peluang baru.
"Perseroan akan terus memprioritaskan disiplin operasional, peningkatan efisiensi, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan," tutup dia.
Topik:
matahari-putra-prima rugi-bersih-matahari-putra-prima rugi-bersih-mppa rugi-mppa