Link Net Alami Rugi Rp1,44 Triliun Sepanjang 2025, Meski Pendapatan Naik 22%

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 17 Februari 2026 3 jam yang lalu
Ilustrasi Link Net. (Foto: Dok Link Net)
Ilustrasi Link Net. (Foto: Dok Link Net)

Jakarta, MI - PT Link Net Tbk (LINK) mencatatkan kinerja keuangan yang masih tertekan hingga akhir tahun 2025. Di akhir 2025, perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp1,44 triliun, membengkak dari rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,18 triliun.

Seiring dengan kenaikan rugi tersebut, rugi bersih per saham (EPS) dan dilusian meningkat menjadi Rp527 per saham, dari sebelumnya Rp431 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (17/2/2026), dari sisi top line, kinerja LINK menunjukkan perbaikan. Pendapatan Perseroan mencapai Rp3,08 triliun, tumbuh 22,22% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp2,52 triliun.

Namun, kenaikan pendapatan tersebut belum mampu menutup tekanan dari sisi beban. Beban jaringan dan beban langsung lainnya melonjak signifikan menjadi Rp1,53 triliun, dari Rp1,06 triliun pada tahun sebelumnya. Sedangkan beban penyusutan tercatat sebesar Rp1,67 triliun, relatif stabil dibandingkan Rp1,69 triliun pada 2024.

Beberapa pos beban berhasil ditekan, antara lain:

  • Beban umum dan administrasi turun menjadi Rp393,23 miliar dari Rp452,87 miliar
  • Beban gaji dan kesejahteraan karyawan menyusut menjadi Rp249,25 miliar dari Rp264,16 miliar
  • Beban penjualan dan pemasaran turun tajam menjadi Rp32,92 miliar dari Rp74,5 miliar
  • Penurunan nilai piutang usaha mengecil menjadi Rp8,11 miliar dari Rp46,45 miliar
  • Beban keuangan menurun menjadi Rp514 miliar dari Rp632,39 miliar

Di sisi lain, beban amortisasi meningkat menjadi Rp79,22 miliar dari Rp74,5 miliar, sementara beban lainnya naik menjadi Rp39,95 miliar dari Rp27,2 miliar. Penghasilan keuangan tercatat Rp9,54 miliar, turun dari Rp12,36 miliar.

Total aset perseroan turun menjadi Rp13,23 triliun, dari Rp13,91 triliun pada akhir 2024. Terdiri dari ekuitas sebesar Rp3,54 triliun dan liabilitas sebesar Rp9,68 triliun.

Topik:

link-net rugi-link-net