Ini Strategi Anies Turunkan Impor Bahan Baku Farmasi Hingga 20% per Tahun
Jakarta, MI – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Anies Baswedan menyebutkan 90% bahan baku farmasi dan alat kesehatan di Indonesia masih diimpor dari China dan India. Ia berkomitmen, akan menurunkan impor bahan baku obat hingga 20% per tahun jika terpilih sebagai presiden nantinya.
“Harapannya setelah kita jalankan ini 5 tahun kita bisa menggantikan bahan baku obat impor dengan bahan baku dalam negeri selama itu bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Anies dalam Dialog Nasional Pembangunan Kesehatan Indonesia, Selasa (16/1).
Anies menguraikan langkah strategis untuk mencapai target tersebut yaitu dengan cara menambah menambah produsen bahan baku obat dan alat kesehatan yang berasal dari industri dalam negeri.
“Kita berencana menambah produsen bahan baku obat yang berasal dari industri dalam negeri karena saat ini kita masih bergantung pada impor,” ucapnya.
Dia juga berkomitmen untuk memperkuat riset pengembangan obat, vaksin dan bahan medis dalam negeri, untuk mengurangi ketergantungan terhadap negara lain.
Dia juga berjanji untuk memajukan industri farmasi dan alat kesehatan sebagai industri strategis nasional. Salah satu cara Anies untuk memajukan industri farmasi dan alat kesehatan adalah dengan memberikan insentif fiskal dan nonfiskal.
Topik:
anies impor farmasi alkes kompakBerita Sebelumnya
Skema Undang PMN, BUMN WIKA Setujui Rights Issue
Berita Terkait
Boyamin Saiman: Skandal Rp7 Miliar di Bea Cukai Mustahil Cuma Satu Perusahaan, KPK Wajib Bongkar Semua
6 Februari 2026 12:34 WIB
Skandal Bea Cukai: KPK Bongkar “Uang Jatah” Rp7 Miliar per Bulan, Jalur Merah Dibajak, Negara Dipermalukan
6 Februari 2026 11:18 WIB
Purbaya Tegaskan Pegawai Bea Cukai yang Dirumahkan Tak akan Digaji
8 Desember 2025 18:17 WIB
Purbaya Tegaskan: Satu Tahun Perbaiki Impor Baja atau Bea Cukai Dibekukan
6 Desember 2025 09:21 WIB