Profil John Field, Bos PT Blueray, Sempat Kabur saat OTT KPK Kasus Suap Bea Cukai
Jakarta, MI - Nama John Field, pemilik PT Blueray Cargo, mendadak menjadi sorotan publik setelah terseret dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini terkait dugaan suap importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Peristiwa OTT terjadi pada Kamis (5/2/2026) lalu, dan sempat membuat proses penegakan hukum mengalami kesulitan karena John Field sempat melarikan diri. Namun, ia akhirnya menyerahkan diri ke KPK dan langsung diperiksa sebagai tersangka.
Kini, John Field resmi ditahan selama 20 hari pertama oleh penyidik KPK, setelah menjalani pemeriksaan intensif.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penahanan dilakukan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai. Selama pemeriksaan, John Field disebut bersikap kooperatif dan memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik.
John Field ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, mengikuti jejak tersangka lain yang lebih dulu ditahan sejak 5 Februari 2026.
Sempat Kabur saat OTT KPK
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa John Field sempat kabur saat tim KPK akan melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Asep menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika petugas sudah berada di lokasi. "Satu lagi di saat kita akan teman-teman di lapangan akan lakukan tangkap tangan, itu saudara JF melarikan diri," ungkap Asep dikutip, Minggu (8/2/2026).
Akibat kejadian tersebut, KPK sempat mempertimbangkan untuk menerbitkan surat pencegahan ke luar negeri guna mencegah kemungkinan pelarian. Namun, kekhawatiran itu teratasi setelah John Field menyerahkan diri ke KPK pada Sabtu (8/2/2026) dini hari.
Kehadiran John Field di Gedung Merah Putih KPK dikonfirmasi oleh juru bicara lembaga antirasuah. Pemeriksaan terhadapnya pun dilakukan secara maraton.
Dalam kasus ini, John Field ditetapkan sebagai tersangka yang berperan sebagai pemberi suap. Ia diduga menyuap oknum pejabat Bea dan Cukai agar jalur pemeriksaan impor diubah dari jalur merah menjadi jalur hijau.
Perubahan jalur ini memungkinkan masuknya barang impor ilegal atau berkualitas rendah (KW) ke Indonesia tanpa melalui pemeriksaan fisik. Nilai suap yang diduga diberikan mencapai Rp7 miliar per bulan.
Selain itu, KPK menyita uang dan aset dengan total mencapai Rp40,5 miliar dalam OTT tersebut.
Kasus dugaan suap ini juga menyeret tiga pejabat Bea dan Cukai, yaitu: Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC Sisprian Subiaksono; serta Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan.
Selain John Field, KPK menetapkan Andri, Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray, dan Dedy Kurniawan, Manajer Operasional PT Blueray, sebagai tersangka. Total enam tersangka diamankan dalam OTT di Jakarta dan Lampung pada Rabu (4/6/2026), semuanya berstatus sebagai pemberi dan penerima suap.
Profil John Field
John Field adalah pemilik sekaligus pimpinan PT Blueray Cargo, perusahaan jasa impor yang telah beroperasi selama puluhan tahun. Saat ini, John Field berstatus sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait kegiatan importasi barang di DJBC Kementerian Keuangan.
Sebagai aktor utama, John Field mengatur alur suap kepada oknum aparat Bea Cukai. Posisi strategisnya sebagai pemilik perusahaan membuat dugaan pelanggaran ini berdampak luas.
Kasus ini menjadi salah satu skandal impor terbesar yang diungkap KPK pada awal 2026, sehingga profil John Field kini menjadi sorotan publik.
Profil Blueray Cargo
Blueray Cargo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, logistik, rantai pasok, dan penyimpanan impor barang dari berbagai negara ke Indonesia.
Perusahaan ini sudah berdiri sejak 20 tahun lalu dan memiliki 100.000 pelanggan di seluruh Indonesia, mulai dari pelaku usaha kecil hingga pedagang skala besar.
Berkantor pusat di Jakarta Barat, DKI Jakarta, Blueray Cargo International Pte Ltd menyediakan layanan pengiriman barang melalui jalur udara dan laut dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Jepang, Jerman, Inggris, dan Taiwan menuju Indonesia.
Topik:
pt-blueray profil-john-field kpk kasus-suapBerita Selanjutnya
Korlantas Gunakan Drone ETLE Pantau Truk ODOL di Tol Japek
Berita Terkait
OTT KPK Bongkar Celah Impor, Seabrek Temuan BPK Ternyata Sudah Lama Membunyikan Alarm!
7 menit yang lalu
KPK Jangan Berhenti di John Field! Nama Gito Huang Menguat, Siapa Pengendali Blueray Cargo di Skandal Impor?
2 jam yang lalu
Elite Politik Diminta Stop Lempar Tanggung Jawab Revisi UU KPK: Publik Butuh Aksi, Bukan Drama!
3 jam yang lalu