Napi Rutan Cipinang Tewas Akhiri Hidup di Pintu Teralis

Reina Laura
Reina Laura
Diperbarui 23 Januari 2026 14:52 WIB
Ilustrasi [Foto: Ist]
Ilustrasi [Foto: Ist]

Jakarta, MI - Seorang warga binaan, SAK (38) ditemukan tewas tergantung di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, pada Kamis (22/1/2025) sekitar pukul 18.02 WIB. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menduga korban tewas bunuh diri dengan cara menggantung dirinya sendiri. 

Sebab di lokasi kejadian, kata dia, petugas turut mengamankan barang bukti berupa kain yang dilinting, dan diikat menyerupai tali.

"Benar terjadi seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Rutan Kelas 1 Cipinang," kata Budi kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, SAK ditemukan dalam kondisi tergantung di pintu teralis besi area akses tangga Gedung RA Koesnoen, korban sedang menjalani proses hukum atas kasus penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. 

Dari hasil pemeriksaan awal, SAK ditemukan dengan luka ikatan di bagian lehernya.

"Jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman Polres Metro Jakarta Timur," jelasnya.

Adapun peristiwa itu berawal saat lonceng steril dibunyikan sekitar pukul 16.30 WIB, sebagai tanda seluruh warga binaan harus kembali ke bloknya masing-masing.

Alarm pun kembali dibunyikan pada pukul 17.00 WIB, hanya saja petugas mendapati SAK tidak berada di dalam selnya.

Petugas rutan bersama sejumlah warga binaan, langsung melakukan penyisiran di sekitar gedung. 

Kemudian pada pukul 18.02 WIB, SAK ditemukan dalam kondisi tergantung.

Topik:

Napi Rutan Cipinang Tewas Rutan Cipinang