Kejagung Telusuri Aset Para Tersangka di Kasus Chromebook
Jakarta, MI- Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menelusuri aset-aset para tersangka dan pihak terkait lainnya dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadan laptop berbasis Chromebook di Kemendikhudristek.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna memastikan bahwa penyidik akan melakukan penelusuran aset para tersangka dan pihak terkait lainnya yang diduga berkaitan dengan kasus pengadaan laptop Chromebook ini.
“Penyidik tidak hanya memproses nantinya terhadap tersangka atau per orangnya, tapi kita ke depan seiring dengan itu berjalan juga dengan kegiatan penelusuran aset,” kata Anang, dikutip pada Sabtu (18/10/2025).
Adapun, dalam perkara ini, Kejagung telah menerima pengembalian uang dari sejumlah pihak dengan total nominal sekitar Rp 10 miliar. Uang yang dikembalikan tersebut akan disita untuk dijadikan sebagai barang bukti dalam kasus ini.
Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa upaya penelusuran aset tidak hanya berhenti di proses penyidikan. Penelusuran aset tetap dapat dilakukan ketika perkara telah berjalan di pengadilan.
“Bahwa penelusuran aset tidak hanya berhenti pada saat penyidikan. Nanti pun dalam tahap penuntutan, ataupun setelah perkara ini berjalan pun tetap bisa (dilakukan),” ujarnya.
Topik:
Kejagung Kasus Chromebook KemendikbudristekBerita Sebelumnya
KPK Tegaskan Tetap Bisa Jerat Pejabat BUMN Meskipun Berstatus WNA
Berita Selanjutnya
Mahfud Sebut KPK Bisa Langsung Usut Korupsi Kereta Cepat Tanpa Laporan
Berita Terkait
Korupsi Pajak Djarum Menggantung: Kejagung Masih Tunggu Audit BPKP, Uang Negara Nasibnya di Ujung Kalkulator
13 jam yang lalu
Nama Anggota DPR Syaiful Huda Muncul di Sidang Korupsi Chromebook, Kejagung Didesak Perluas Penyidikan
4 Februari 2026 22:37 WIB
Pejabat Kemendikbudristek Ngaku Terima Uang dari Vendor Chromebook, Namun Tak Jadi Tersangka, Kok Bisa?
4 Februari 2026 16:13 WIB
Pakar Hukum Soroti Dugaan Oknum Kejagung Minta Rp1,5 Miliar ke Pejabat Kemnaker terkait Pemerasan K3
4 Februari 2026 13:32 WIB