BEI Suspensi 50 Emiten yang Belum Bayar Annual Listing Fee 2026

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 18 Februari 2026 3 jam yang lalu
Gedung PT Bursa Efek Indonesia yang terletak di Jakarta. (Foto: Dok MI)
Gedung PT Bursa Efek Indonesia yang terletak di Jakarta. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan perdagangan saham (suspensi) 50 emiten yang belum melunasi annual listing fee (ALF) atau biaya pencatatan tahunan untuk tahun 2026.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (18/2/2026).

"Berdasarkan pemantauan bursa hingga tanggal 14 Februari 2026 yang merupakan batas akhir pembayaran denda atas keterlambatan biaya pencatatan 2026, terdapat 50 emiten yang belum melakukan pembayaran pencatatan tahun 2026 atau keterlambatan pembayaran," kata dia.

Sebanyak 50 emiten yang akan disuspensi BEI adalah

  1. PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU)
  2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
  3. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
  4. PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)
  5. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA)
  6. PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)
  7. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
  8. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
  9. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
  10. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)
  11. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)
  12. PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL)
  13. PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)
  14. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
  15. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
  16. PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP)
  17. PT Aksara Global Development Tbk (GAMA)
  18. PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)
  19. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
  20. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
  21. PT Grand House Mulia Tbk (HOMI)
  22. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
  23. PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
  24. PT Indofarma Tbk (INAF)
  25. PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS)
  26. PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE)
  27. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)
  28. PT Darmi Bersaudara Tbk Suspensi (KAYU)
  29. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
  30. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
  31. PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN)
  32. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
  33. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT)
  34. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
  35. PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN)
  36. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)
  37. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
  38. PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU)
  39. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
  40. PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI)
  41. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
  42. PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE)
  43. PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID)
  44. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
  45. PT SMR Utama Tbk (SMRU)
  46. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT)
  47. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
  48. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)
  49. PT Trada Alam Mineral Tbk (TRAM)
  50. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)

Atas dasar hal tersebut di atas, bursa memutuskan untuk melakukan suspensi efek terhadap 11 emiten di pasar reguler dan tunai sejak sesi I tanggal 18 Februari.

"Tetap melakukan suspensi efek untuk 39 emiten sebagaimana tercantum dalam tabel di atas," tutup dia.

Topik:

bei suspensi-emiten annual-listing-fee-2026