Leyand International Siap Akuisisi Kontraktor Tambang BSS Senilai Rp59,43 Miliar

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 2 Februari 2026 13:25 WIB
PT Leyand International Tbk (LAPD) menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) akuisisi PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS) di Jakarta, pada Selasa (27/1/2026). (Foto: Dok. MI)
PT Leyand International Tbk (LAPD) menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) akuisisi PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS) di Jakarta, pada Selasa (27/1/2026). (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - PT Leyand International Tbk (LAPD) menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) terkait rencana akuisisi perusahaan kontraktor pertambangan, PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS).

Kesepakatan awal ini dilakukan dengan tiga pemegang saham BSS, yaitu PT JSI Sinergi Mas sebagai pemegang saham mayoritas, PT Sapta Sinergy Saguna, dan PT Mineral Sumber Rejeki.

Menurut Manajemen LAPD, saat ini struktur kepemilikan BSS terdiri dari JSI Sinergi Mas sebesar 87,5%, Sapta Sinergy Saguna 7,5%, dan Mineral Sumber Rejeki 5%. Setelah seluruh persyaratan dalam PPJB terpenuhi, LAPD akan menguasai 99% saham BSS atau sebanyak 59.400 saham. 

"Dengan demikian, kepemilikan para pemegang saham lama akan terdilusi menjadi di bawah 1%," ungkap Manajemen LAPD dalam keterangan resminya, Senin (2/2/2026).

Terkait nilai transaksi akuisisi yang disepakati sebesar Rp59,43 miliar. Rinciannya, pembelian saham milik JSI Sinergi Mas senilai Rp51,98 miliar, Sapta Sinergy Saguna Rp4,46 miliar, dan Mineral Sumber Rejeki Rp3 miliar.

"Pembayaran akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesepakatan para pihak," jelas Manajemen LAPD.

Sebelum transaksi dinyatakan efektif, sejumlah syarat pendahuluan harus dipenuhi, antara lain persetujuan pemegang saham BSS serta diperolehnya seluruh perizinan dan persetujuan dari pihak terkait. Seluruh persyaratan tersebut ditargetkan rampung paling lambat tiga bulan sejak penandatanganan perjanjian.

PPJB ini ditandatangani oleh Direktur Utama LAPD Jamal Abdul Nasir Bamadhaj, Direktur JSI Sinergi Mas Agus Subiyanto, Presiden Direktur Sapta Sinergy Saguna Muhammad Haikel Anies, serta Direktur Mineral Sumber Rejeki Sayed Noval.

Sebagai catatan, BSS merupakan kontraktor pertambangan full service yang beroperasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Perusahaan ini dikendalikan oleh PT JSI Sinergi Mas, yang juga merupakan pengendali baru LAPD.

Rencana akuisisi ini sejalan dengan strategi JSI Sinergi Mas untuk mengembangkan bisnis LAPD ke sektor energi dan pertambangan. Integrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan bagi perseroan.

Topik:

leyand-international pt-bersaudara-sinergi-sejahtera-bss lapd