Harga CPO Menguat Tiga Hari Berturut-turut

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 9 Januari 2026 16:51 WIB
Kelapa Sawit (Foto: Dok MI)
Kelapa Sawit (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Harga minyak sawit mentah (CPO) kembali mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut pada Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan data pasar, pada pukul 15.56 WIB, kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives naik 0,72 persen, menembus 4.071 ringgit Malaysia per ton.

Kenaikan ini didorong beberapa faktor, antara lain pelemahan nilai tukar ringgit, penguatan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago, serta meningkatnya ekspektasi permintaan menjelang Tahun Baru Imlek dan Ramadan pada Februari mendatang.

“Minyak sawit berpeluang kembali menguji level tertinggi pada 30 Desember di MYR4.102 per ton, seiring terbentuknya gelombang c,” ujar analis teknikal Reuters Wang Tao.

Mengutip Trading Economics, pejabat Indonesia memberikan sinyal kemungkinan kenaikan pungutan ekspor minyak sawit guna mendanai program mandatori biodiesel. Kebijakan ini berpotensi membatasi ketersediaan ekspor dari produsen minyak sawit terbesar dunia tersebut.

Sementara itu, di China sebagai pembeli utama, harga konsumen kembali naik dan tekanan deflasi produsen mulai mereda, menandakan bahwa berbagai langkah stimulus mulai mendorong permintaan.

Meski demikian, kenaikan harga minyak sawit tertahan oleh sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data Desember dari regulator industri Malaysia yang dijadwalkan pada Senin.

Persediaan minyak sawit diperkirakan mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, impor minyak sawit India, sebagai pembeli besar lainnya, turun ke level terendah dalam delapan bulan pada Desember, dipengaruhi oleh melemahnya konsumsi selama musim dingin serta meningkatnya substitusi ke minyak nabati pesaing.

Pada saat yang sama, harga minyak mentah naik untuk hari kedua berturut‑turut pada Jumat, dan berada di jalur kenaikan mingguan ketiga.

Penguatan itu dipicu oleh ketidakpastian pasokan dari Venezuela serta meningkatnya keresahan di Iran yang menambah kekhawatiran terhadap produksi.

Kenaikan harga minyak mentah yang terus berlanjut ini juga membuat minyak sawit semakin menarik sebagai bahan baku biodiesel.

Topik:

minyak-sawit-mentah harga-cpo