Ibu Bupati Ikut Diperiksa, Jejak “Ijon Proyek” Rp14,2 Miliar Seret Keluarga Penguasa Bekasi
Jakarta, MI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menguliti dugaan praktik kotor “ijon proyek” di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Kali ini, penyidik memeriksa Kartika Sari, ibu dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK), sebagai saksi dalam pusaran perkara suap yang menyeret lingkar inti keluarga kepala daerah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemeriksaan Kartika Sari diarahkan untuk menguak peran dan pengetahuan saksi terkait pertemuan-pertemuan antara HM Kunang—ayah Ade Kuswara—dengan Sarjan (pihak swasta), yang diduga menjadi pintu masuk praktik suap ijon proyek di Pemkab Bekasi.
“Penyidik mendalami pengetahuan saksi perihal pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh HMK (HM Kunang) dengan SRJ (Sarjan),” ujar Budi, Kamis (12/2/2026).
Kasus ini sendiri bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Kamis, 18 Desember 2025, yang berujung pada penetapan tiga tersangka: Ade Kuswara Kunang (ADK) selaku Bupati Bekasi nonaktif, HM Kunang (ayah Ade), serta Sarjan (SRJ) dari pihak swasta.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap bahwa skema suap berawal ketika Ade Kuswara menjalin komunikasi langsung dengan Sarjan sebagai penyedia paket proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.
Dari komunikasi tersebut, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Ade Kuswara diduga menerima uang ijon proyek senilai Rp9,5 miliar dari Sarjan melalui perantara ayahnya, HM Kunang.
“Total ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” tegas Asep.
Tidak berhenti di situ. KPK juga mendalami dugaan gratifikasi lain yang diterima Ade Kuswara sepanjang 2025 dengan nilai mencapai Rp4,7 miliar. Dengan demikian, total uang yang diduga mengalir ke Ade Kuswara dalam perkara ini menembus Rp14,2 miliar.
Pemeriksaan terhadap ibu bupati nonaktif ini menandai bahwa penyidikan KPK tidak lagi berhenti pada aktor formal di pemerintahan, melainkan mulai menelusuri jalur keluarga dan lingkaran terdekat kekuasaan yang diduga menjadi simpul penghubung praktik ijon proyek.
Skandal ini sekaligus memperlihatkan betapa relasi keluarga, jabatan publik, dan kepentingan proyek daerah diduga berkelindan rapat dalam satu jaringan, yang kini sedang dibongkar KPK hingga ke lapisan terdalam.
Topik:
KPK suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang Kartika Sari HM Kunang Sarjan OTT KPK Pemkab Bekasi korupsi proyekBerita Terkait
Khofifah Bantah Fee Hibah di Tipikor: “Angkanya Bisa 300 Persen, Itu Mustahil”
4 jam yang lalu
Sidang Tipikor: Hakim Perintahkan Eks Staf Ida Fauziyah Kembalikan US$10 Ribu ke KPK
7 jam yang lalu