Ahmad Syaikhu Tegaskan Tak Akan Maju pada Pilkada 2024
Jakarta, MI - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu, menegaskan dirinya lebih memilih menjadi komandan pemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 daripada maju sebagai calon kepala daerah.
"Saya serahkan mekanisme yang ada, tapi saya sendiri lebih berkepentingan untuk menjadi komandan untuk memenangkan Pilkada Serentak 2024," katanya di Jakarta, Selasa (30/4/2024).
Atas pernyataan itu, kabar majunya Syaikhu sebagai calon gubernur Jakarta pada Pilkada November 2024 pun terbantahkan.
"Karena kalau kita saling masuk dalam satu proses pilkada, tentu tidak bisa bergerak untuk kemenangan yang lainnya," ujarnya.
Menurut dia, PKS telah menyiapkan kader-kader terbaik untuk Pilkada Jakarta. Dia meyakini kompetensi para kader itu, lebih baik dari pada dirinya.
Terkait siapa sosok yang akan diusung, Syaikhu menyatakan masih menunggu usulan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jakarta.
Sebelumnya, Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan partainya memiliki banyak sosok yang dapat didorong untuk maju dalam bursa Pilkada Jakarta.
"Ada Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid, Tifatul Sembiring, Mardani Ali Sera dan Ahmad Syaikhu," katanya setelah bertemu elit PKB di Jakarta (25/4).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyebut PKB dan Partai Keadilan Sejahtera berpeluang koalisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta.
"Cukup untuk mengusung satu pasang calon," katanya di Kantor DPP PKB, Jakarta (25/4).
Dia menjelaskan syarat untuk mendukung satu pasang calon minimal memiliki 22 kursi di dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Jakarta. "PKB punya 10 kursi dan PKS punya 18 kursi. Jadi lebih dari cukup," ungkapnya.
Jazilul menjelaskan saat ini ada dua kader PKB yang dipersiapkan untuk Pilkada Jakarta yakni Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas dan Menteri Ketenagakerjaan sekalius anggota DPR RI terpilih 2024-2029 Ida Fauziyah.
Topik:
Ahmad Syaikhu PKS Pilkada 2024 Pilgub JakartaBerita Sebelumnya
Anies Tak Merasa Ditinggalkan Parpol Koalisi Perubahan
Berita Selanjutnya
KPU Diduga Gelembungkan Suara NasDem
Berita Terkait
BPK Bongkar Borok Keuangan KPU 2024: Salah Anggaran, Bukti Fiktif, hingga Kelebihan Bayar di Puluhan Satker
29 Januari 2026 15:51 WIB
KPK "Seret" Istri Bupati Lampung Tengah, Skandal Korupsi Kian "Menelanjang"
14 Januari 2026 18:03 WIB
Jazuli Juwaini: Kenaikan PNBP Harus Sasar Pengusaha Besar, Bukan Rakyat Kecil
17 November 2025 18:16 WIB
Nasir Djamil: Reformasi Polri Harus Jadi Momentum Wujudkan Polisi Profesional dan Humanis
13 November 2025 15:29 WIB