KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Menaker Ida Fauziyah di Kasus Sertifikat K3

Albani Wijaya
Albani Wijaya
Diperbarui 7 Februari 2026 2 jam yang lalu
Mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah (Foto: Istimewa)
Mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendalami setiap fakta yang muncul dalam persidangan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), termasuk keterangan saksi yang menyebut nama mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menegaskan bahwa seluruh keterangan yang terungkap di ruang sidang akan dianalisis dan dikonfirmasi lebih lanjut oleh penyidik.

“Setiap fakta-fakta yang muncul di persidangan oleh JPU KPK akan dilakukan analisis dan konfirmasi juga ya,” kata Budi, Sabtu (7/2/2026). 

Adapun, nama Ida Fauziyah mencuat dalam sidang pemeriksaan saksi yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Dalam persidangan tersebut, seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemnaker, Dayoena Ivon Muriono mengaku pernah menerima titipan uang sebesar Rp50 juta yang disebut akan disampaikan kepada Menteri Ketenagakerjaan pada saat itu.

Ivon menjelaskan bahwa uang tersebut berasal dari eks Direktur Bina Kelembagaan Kemnaker Hery Sutanto yang juga menjadi terdakwa dalam perkara ini. 

“Pak Hery meminta saya untuk menyampaikan kepada Bu Dirjen, dan nantinya ditujukan kepada Ibu Menteri. Saat itu Ibu Ida Fauziyah," ungkap Ivon. 

Menanggapi keterangan yang muncul dalam persidangan tersebut, KPK menegaskan belum dapat menyimpulkan keterlibatan pihak tertentu sebelum dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Lembaga antirasuah memastikan akan menelusuri kebenaran terkait aliran dana yang disebut dalam persidangan ini. Pendalaman menjadi bagian dari komitmen KPK untuk menindaklanjuti setiap informasi yang muncul dalam persidangan.

Topik:

KPK Kasus Sertifikat K3 Kemnaker Eks Menaker Ida Fauziyah