Rafel Alun Tetap Dihukum 14 Tahun Penjara, Kasus Gratifikasi dan TPPU Ditjen Pajak
Jakarta, MI - Mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo tetap divonis 14 tahun penjara terkait dengan kasus dugaan gratifikasi dan TPPU di lingkungan Ditjen Pajak, sesuai vonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.
Pasalnya, banding ayah Mario Dandy Satriyo itu ditolak Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rafael Alun Trisambodo dengan pidana penjara selama 14 tahun," bunyi amar putusan banding kasus Rafael Alun sebagaimana dilihat di laman resmi PT DKI Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Amar putusan itu disampaikan dalam sidang pada Kamis 7 Maret 2024 lalu dengan nomor perkara 8/Pid.Sus-TPK/2024/PT DKI.
Adapun putusan itu diadili oleh Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rai Suamba dan Hakim Anggota dari PT DKI Tony Pribadi dan Erwan Munawar, serta Hakim Ad Hoc Tipikor Margareta Yulie Bartin Setyaningsih dan Gatut Sulistyo dengan Panitera Pengganti Effendi P. Tampubolon.
Dalam amar putusan, Rafael Alun juga dijatuhi pidana denda sebanyak Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan. Dia juga dihukum dengan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebanyak Rp10 miliar subsider tiga tahun penjara.
"Menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan," bunyi amar putusan itu lagi.
Dalam kasus gratifikasi dan TPPU, Rafael bersama istrinya, Ernie Meike Torondek menerima gratifikasi berupa uang seluruhnya sebanyak Rp16,6 miliar. Penerimaan gratifikasi tersebut melalui PT ARME, PT Cubes Consulting, PT Cahaya Kalbar dan PT Krisna Bali International Cargo, yang berlawanan dengan kewajiban atau tugas Rafael.
Bahkan, keduanya melakukan TPPU hingga puluhan miliar sejak tahun 2003-2023. Uang itu lantas ditempatkan ke penyedia jasa keuangan dan digunakan pula untuk membeli sejumlah aset.
Topik:
rafael-alun-trisambodo ditjen-pajak kpkBerita Terkait
Kasus K3 Kemenaker Melebar, Nama Eks Menaker Ida Fauziyah Terseret dalam Skandal K3
2 jam yang lalu
Tambang Ilegal Pulau Gebe: Aroma Konflik Kepentingan Gubernur, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan
2 jam yang lalu
Bos PT Blueray Akhirnya Menyerah! John Field yang Kabur Saat OTT KPK Ditangkap dalam Skandal Suap Impor Bea Cukai
6 jam yang lalu
Kasus Suap PN Depok Melebar: Pintu Masuk KPK Telusuri Peran Isa Rachmatarwata di Balik PT Karabha Digdaya
6 jam yang lalu