Menhub Sebut Ada 4 Faktor Penting Keberhasilan Mudik Lebaran 2026, Apa Saja?

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 27 Februari 2026 19 jam yang lalu
Ilustrasi mudik lebaran. (Foto: Dok Istimewa)
Ilustrasi mudik lebaran. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menekankan empat faktor utama yang menjadi penentu keberhasilan penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026. 

Penegasan tersebut disampaikan saat ia memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektor terkait persiapan mudik tahun depan.

Menurut Dudy, empat faktor krusial tersebut meliputi keselamatan dan keamanan, perhatian terhadap hal-hal detail, sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta kewaspadaan terhadap berbagai ketidakpastian dan potensi gangguan di lapangan.

"Keselamatan dan keamanan harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penyelenggaraan mudik," kata dia dalam keterangan resminya, seperti diberitakan Jumat (27/2/2026).

Menurut dia, upaya tersebut perlu diwujudkan melalui langkah-langkah antisipatif dan mitigatif guna menekan risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan selama periode angkutan Lebaran.

Selain itu, Menhub juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap detail, meskipun angkutan Lebaran merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan. 

Dia menilai, hal-hal kecil kerap luput dari perhatian, padahal dapat berdampak besar terhadap kelancaran mudik.

“Walaupun ini sudah menjadi tradisi tahunan dan banyak yang sudah berpengalaman, saya berharap hal-hal kecil tetap menjadi perhatian dan tidak dianggap sepele,” ujar Dudy.

Faktor berikutnya adalah sinergi dan kolaborasi yang solid antarlembaga dan pemangku kepentingan. Menurutnya, koordinasi yang kuat merupakan kunci utama agar penyelenggaraan angkutan Lebaran berjalan lancar dan efektif.

“Dengan koordinasi yang solid serta sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, kami berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2026 dapat berjalan dengan baik,” kata Dudy.

Dia pun berharap seluruh pihak yang terlibat dapat terus menjaga komitmen bersama, sehingga pelayanan kepada masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

143,91 juta orang mudik lebaran 2026

Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026 akan sangat besar. Berdasarkan survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT), total pemudik diperkirakan mencapai 50,60 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 143,91 juta orang.

Dudy menyebut, dari sisi daerah asal, pergerakan pemudik terbesar diprediksi berasal dari Jawa Barat dengan 30,97 juta orang, disusul DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang, dan Jawa Timur sebesar 17,12 juta orang.

Sementara dari sisi tujuan, arus mudik paling besar mengarah ke Jawa Tengah dengan 38,71 juta orang. Setelah itu diikuti Jawa Timur sebanyak 27,29 juta orang, dan Jawa Barat sebesar 25,09 juta orang.

Topik:

menhub-dudy dudy-purwagandhi mudik-lebaran-2026 kemenhub