Menkeu Purbaya: Prospek Ekonomi Menguat, Rating Moody’s Berpeluang Membaik

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 9 Februari 2026 23 jam yang lalu
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok Istimewa)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penilaian Moody’s Investors Service terhadap Indonesia berpeluang membaik seiring dengan penguatan kinerja serta prospek pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Moody’s Ratings mempertahankan peringkat kredit Pemerintah Indonesia di level Baa2 atau kategori layak investasi (investment grade). Namun, lembaga pemeringkat global tersebut menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Menurut Purbaya, sejumlah indikator menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan. Pada kuartal IV-2025, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,39% secara tahunan atau year on year (yoy). Sedangkan secara kumulatif sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,1% (yoy), lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini prestasi yang luar biasa. IMF menaikkan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,9% menjadi 5,2%. JPMorgan juga memberikan proyeksi yang sama,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Sebagai bendahara negara, Purbaya menegaskan pemerintah saat ini fokus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi melalui berbagai langkah strategis. Upaya tersebut mencakup perbaikan iklim usaha serta penyediaan permodalan yang memadai bagi dunia usaha agar aktivitas ekonomi semakin bergairah.

“Dengan begitu, ekonomi bisa tumbuh lebih kuat. Jika kita mampu membalikkan arah ekonomi dan menjaga momentum pertumbuhan ke depan, penilaian Moody’s juga akan membaik dengan sendirinya,” jelasnya.

Purbaya pun optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dapat mencapai 6%. 

Apabila target tersebut tercapai, dia meyakini lembaga pemeringkat global, termasuk Moody’s, akan memberikan penilaian yang lebih positif, baik terhadap prospek maupun peringkat surat utang negara Indonesia.

"Jadi saya tidak terlalu khawatir. Kalau pertumbuhan bisa tembus 6 persen, seharusnya peringkat dan outlook surat utang negara Indonesia juga akan ikut membaik," tegas Purbaya.

Topik:

purbaya-yudhi-sadewa rating-moodys menkeu-purbaya pertumbuhan-ekonomi